Polda Jatim Gagalkan Peredaran Narkoba di Kabupaten Sampang, 7 Orang Diamankan

- 31 Maret 2024, 16:33 WIB
Ilustrasi/Narkoba Sabu-sabu
Ilustrasi/Narkoba Sabu-sabu /Antara/

PR JATIM - Polda Jawa Timur terus mengintensifkan upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayahnya. Hal ini terbukti dengan berhasilnya penggerebekan yang dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim di Kabupaten Sampang pada Jumat, 22 Maret 2024, sekitar pukul 20.30 WIB.

Sebanyak tujuh orang diduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi tersebut. Informasi mengenai dugaan peredaran narkoba tersebut awalnya diperoleh dari masyarakat di wilayah Kabupaten Sampang, tepatnya di Kecamatan Banyuates.

Menurut keterangan AKBP Windy Syahputra, Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Jatim, keenam orang yang diduga terlibat ditemukan sedang berkumpul di Gazebo rumah milik inisial M di Dusun Karang Timur, Kelurahan Banyuates. Mereka semua adalah warga Madura.

Baca Juga: Pengasuh Terancam 5 Tahun Penjara, Begini Kronologi Penganiayaan Anak Selebgram Aghnia Punjabi

Dari hasil penggerebekan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 30 klip narkotika jenis sabu dengan berat total 58,01 gram dari dalam kamar rumah tersangka M.

Selanjutnya, ketujuh orang yang diamankan menjalani tes urine di RS Bhayangkara Polda Jatim. Dari hasil tes urine tersebut, dua orang dinyatakan negatif, termasuk M, sementara lima orang lainnya positif mengandung methapetamine dan amphetamine.

Pasca-pemeriksaan, satu orang yang hasil tes urinenya negatif langsung dilepaskan karena tidak terlibat sebagai pengedar atau pemakai. Sedangkan tersangka M ditahan atas dugaan perannya sebagai pengedar.

Kelima orang lainnya yang positif tes urine, yaitu S, T, T, MA, dan AT, dilakukan rehabilitasi di Yayasan Merah Putih, karena dari hasil pemeriksaan kategori mereka adalah pemakai.

AKBP Windy menegaskan bahwa Polda Jawa Timur akan terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayahnya, sejalan dengan komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Atas kasus ini, tersangka M akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.***

Editor: Budi W


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah