Risma Sulit Menang Jika Ditarungkan Lawan Khofifah di Pilgub Jatim 2024, Begini Analisis Pakar Politik Unair

- 15 April 2024, 06:00 WIB
Khofifah Indar Parawansa dan Tri Rismaharini
Khofifah Indar Parawansa dan Tri Rismaharini /Instagram @khofifah.ip/@kemensos

Risma juga memiliki modal politik cukup baik, jika melihat keberhasilannya membangun kota Surabaya selama dua periode. Ia juga dikenal bekerja keras sebagai Menteri Sosial.

Meski demikian, lanjut Suko, dari survei yang beredar saat ini masih menempatkan Khofifah sebagai cagub terkuat di Pilgub Jatim 2024.

"Bu Risma potensi, tapi survei selama ini masih menempatkan Khofifah yang paling dominan atau kuat," tandas Suko Widodo dikutip Senin, 15 April 2024 dari ANTARA.

"Saya optimistis Ibu Khofifah punya kans besar (menang, red)," lanjut Suko Widodo.

Survei Pilgub Jatim 2024

Sebelumnya, lembaga survei Accurate Research and Consulting Indonesia" (ARCI) menyebut elektabilitas Khofifah unggul jauh dalam bursa cagub di Pilkada Jatim 2024.

Direktur ARCI Baihaki Sirajt memaparkan hasil survei Top of Mind bakal calon Gubernur di Pilkada Jatim 2024.

"Hasil survei, elektabilitas Gubernur Jatim periode 2019 - 2024 itu berada di angka 39,2 persen. Di bawahnya adalah Wagub Jatim 2019-2024 Emil Elestianto Dardak di angka 16,7 persen, lalu Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad di angka 9,5 persen," ungkap Baihaki.

Sedang elektabilitas Tri Rismaharini sebesar 9,4 persen. Disusul Ketua Golkar Jatim sekaligus Wakil Ketua Komisi VI DPR RI M Sarmuji 8,2 persen, serta Bupati Sumenep Ahmad Fauzi 7,8 persen.

"Dalam survei ini, responden yang belum menjawab sebanyak 9,2 persen," ujar Baihaki.

Survei tersebut digelar 15-23 Maret 2024 dengan jumlah 1.200 responden. Menggunakan metode stratified multistage random sampling, survei ARCI memiliki margin of error 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen, serta 25 persen kuesioner dilakukan quality control.

Halaman:

Editor: Ali Mahfud


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah