Tersangka Penipuan dan Penggelapan PT MBS Ditahan oleh Polda Jawa Timur, Korban Alami Kerugian Rp 11,2 Miliar

- 20 April 2024, 12:56 WIB
Ilustrasi tersangka
Ilustrasi tersangka /

PR JATIM - Polda Jawa Timur telah mengungkap kasus penipuan dan penggelapan yang melibatkan pemegang saham dan direktur PT MBS, dengan korban DP selaku direktur PT DJM. Kedua tersangka yang terlibat adalah TJW, 42 tahun, warga Jalan Raya Villa Bukit Indah, Lidah Wetan, Surabaya, dan HH, 52 tahun, warga Jalan Kalimas Madya, Nyamplungan, Pabean Cantikan, Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, mengungkapkan bahwa kasus penipuan dan penggelapan tersebut tercatat dalam delapan laporan polisi dengan total kerugian mencapai Rp 11,199 miliar.

"Kasus ini menimbulkan kerugian besar bagi korban," ujarnya pada Jumat, 19 April 2024.

Baca Juga: Bongkar Fakta Baru: Rumah di Surabaya Dirancang Khusus untuk Transaksi Sabu-sabu

Menurut Kasubdit II Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Aris Purwanto, kedua tersangka, TJW sebagai pemegang saham PT MBS, dan HH sebagai direktur PT MBS, telah ditahan di Rutan Mapolda Jatim.

Modus operandi yang digunakan adalah dengan mengajak kerja sama korban, direktur PT DJM, sebagai pemodal. Tersangka memperlihatkan kontrak bulanan pengangkutan barang antara PT MBS dan PT Mayora yang sebenarnya fiktif.

"Mereka menggunakan kontrak fiktif untuk menarik perhatian korban sebagai pemodal untuk PT DJM," ungkap Aris Purwanto.

Kasus ini menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam berinvestasi dan menjalin kerja sama bisnis. Pihak berwajib terus berupaya memberantas tindak kejahatan ekonomi demi menjaga keamanan dan kepercayaan dalam dunia bisnis di Jawa Timur.***

Editor: Budi W


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah