Pemerintah Atur Pembelian LPG 3 Kg dengan KTP Mulai 1 Juni 2024: Wali Kota Surabaya Dukung Kebijakan

- 11 Juni 2024, 19:30 WIB
Ilustrasi elpiji 3 kg. Pemerintah perpanjang batas waktu pendaftaran untuk pembelian elpiji 3 kg dengan memakai NIK (nomor induk kependudukan).
Ilustrasi elpiji 3 kg. Pemerintah perpanjang batas waktu pendaftaran untuk pembelian elpiji 3 kg dengan memakai NIK (nomor induk kependudukan). /pertamina.com/

PR JATIM – Pemerintah pusat resmi mengeluarkan kebijakan baru yang mengatur pembelian liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram atau gas melon, yang kini wajib menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) mulai 1 Juni 2024.

Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan penggunaan LPG 3 kg lebih tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkannya.

Dalam tanggapannya terhadap kebijakan tersebut, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan dukungannya yang kuat.

Baca Juga: Kloter 106 Jadi Kloter Jamaah Haji Terakhir yang Diberangkatkan dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Seperti yang dilaporkan di situs resmi Pemerintah Kota Surabaya, surabaya.go.id, pada Selasa (11/6), Eri Cahyadi menegaskan bahwa subsidi LPG 3 kg harus diperuntukkan secara tepat bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.

"Saya sepakat, semua subsidi itu adalah untuk orang-orang yang benar-benar membutuhkan. Wong sugih, ojok jaluk subsidi (Orang kaya jangan minta subsidi)," kata Wali Kota Eri Cahyadi pada Senin, 10 Juni 2024.

Eri menekankan bahwa masyarakat yang mampu secara finansial seharusnya membeli LPG 12 kg sebagai bentuk kesadaran dan tanggung jawab sosial. "Kalau yang mampu, belilah LPG 12 kilogram, tapi yang tidak mampu, belilah 3 kilogram. Tapi kan kadang kita ini, yang mampu memiliki usaha, pakai yang 3 kg," ujarnya.

Baca Juga: Generasi Z: Kunci Sukses atau Ancaman Golput di Pilkada Surabaya 2024?

Ia juga mengajak masyarakat untuk memiliki kesadaran akan kemampuan finansial mereka dan saling membantu satu sama lain. Menurutnya, menjadi tanggung jawab bagi mereka yang mampu untuk memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.

Halaman:

Editor: Budi W


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah